Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Listen to My Story Tidus Funny Wallpaper

Tulisan Bermutu : Agama   ♝ Astronomi   ♝ Bahasa   ♝ Biografi   ♝ Biologi   ♝Daftar Isi   ♝ Mitologi Yunani   ♝ Mukomuko   ♝ Nduga   ♝Pahlawan Nasional   ♝ San Marino   ♝Sepakbola   ♝ Sudan
Pusat Ilmu Pengetahuan
Judul Topik (Artikel) A E J S X 1 6 8
Sebelumnya
( Final Fantasy VIII )
Selanjutnya
( Final Fantasy X-2 )

Final Fantasy X

Final Fantasy X
Sampul Permainan North America
Pengembang Square Co., Ltd.
Penerbit JPN Square Co.
NA Square Electronic Arts LLC
INT Square Co.
PAL SCE Europe
Perancang Yoshinori Kitase (produser permainan)
Hironobu Sakaguchi (produser eksekutif)
Motomu Toriyama (sutradara permainan)
Tetsuya Nomura (perancang karakter)
Yoshitaka Amano (ilustrator gambar, perancang logo)
Kazushige Nojima (penulis skenario)
Nobuo Uematsu (produser suara, komposer)
Yusuke Naora (art director)
Seri Seri Final Fantasy
Platform PlayStation 2
Tanggal rilis JPN 19 Juli, 2001
NA 20 Desember, 2001
INT 31 Januari, 2002
AUS 17 Mei, 2002[1]
PAL 29 Mei, 2002[1]
Genre Permainan peran konsol
Mode Single player
Rating CERO: 12+
ESRB: T (Teen)
USK: 12+
OFLC: M15+
ELSPA: 11+
aDeSe: 13+
Media digital/distribusi 1 DVD-ROM

Final Fantasy X (ファイナルファンタジーX , Fainaru Fantajī Ten ? ) adalah permainan peran yang merupakan judul kesepuluh seri permainan Final Fantasy dan permainan pertama dalam seri ini yang dirilis untuk PlayStation 2. Waktu diluncurkan pada tahun 2001, beliau masuk dalam daftar dua puluh permainan paling laris sepanjang saat, dan telah menjual bertambah dari 7,75 juta unit di seluruh dunia. Mengambil tempat di sebuah dunia khayalan bernama Spira, kisah permainan ini berfokus pada sekelompok petualang dan misinya dalam mengalahkan sebuah daya yang menghancurkan, yang diketahui sbg "Sin".

Permainan ini memiliki peran penting dalam seri Final Fantasy karena menandai transisi penggunaan latar balik pre-render menuju penggunaan penuh dunia 3 dimensi, menempuh kemampuan grafik PlayStation 2 yang kuat (walau gambar latar 2 dimensi masih ditemui pada interior beberapa kontruksi tertentu). Beliau juga merupakan yang pertama dalam seri Final Fantasy yang mampu menampilkan rentang ekspresi wajah realistis yang luas, di samping pengembangan teknologi efek grafik lainnya, seperti variasi pencahayaan dan bayangan pada pakaian watak yang satu dengan lainnyanya.[2] Final Fantasy X juga merupakan yang pertama dalam seri ini yang menghadirkan aktor-aktor pengisi suara dan judul pertama yang melahirkan sebuah permainan kelanjutan (sequel) langsung, Final Fantasy X-2.

Final Fantasy X juga menandai kemajuan-kemajuan signifikan lainnya untuk seri Final Fantasy. Misalnya, karena implementasi suara, durasi adegan-adegan dalam kisah berjalan sesuai dengan panjang diskusi yang dibawakan,[2] yang pada judul-judul sebelumnya memanfaatkan subtitel yang bergulung. Final Fantasy X menghadirkan perubahan untuk desain dunianya, berfokus pada dunia yang realistis. Sistem permainan secara signifikan juga meninggalkan judul-judul pendahulunya, dengan penggunaan elemen-elemen baru lainnya.

Daftar konten

  • 1 Sistem Permainan
    • 1.1 Sistem Pertempuran
    • 1.2 Sphere Grid
  • 2 Kisah
    • 2.1 Latar dan watak
    • 2.2 Sinopsis
  • 3 Pengembangan
  • 4 Referensi
  • 5 Pranala Luar

Sistem Permainan

Seperti permainan seri Final Fantasy sebelumnya, Final Fantasy X menampilkan kisah perspektif orang ketiga, dengan para pemain secara langsung menavigasi watak utamanya, Tidus, ke berbagai penjuru dunia untuk berinteraksi dengan objek-objek dan orang-orang. Tidak seperti seri sebelumnya, tetapi, peta dunia dan kota-kota sudah terintegrasi secara penuh, dengan kawasan luar dari kota-kota sudah terskala. Ketika pemain menghadapi musuh, latar berubah diproduksi bentuk sebagai sebuah lahan perang dimana watak dan musuh saling menunggu untuk giliran menyerang.[3]

Sistem permainan Final Fantasy X berbeda dengan seri-seri permainan Final Fantasy sebelumnya karena seri ini tidak menyajikan peta dunia dengan perspektif mata burung yang menghubungkan seluruh lokasi-lokasi pada permainan. Seri-seri sebelumnya menyajikan sebuah representasi miniatur dari area-area ekspansif selang kota-kota dan tempat distrik lainnya, yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Di Final Fantasy X, hampir seluruh lokasi-lokasi pada landasannya terhubung terus menerus dan tidak pernah berubah ke peta dunia. Koneksi dari satu tempat ke tempat lain kebanyakan tersusun secara linear, membentuk sebuah jalan sempit pada tempat di permainan, meskipun nantinya sebuah pesawat tersedia pada kesudahan permainan, yang memberikan kemampuan pada pemain untuk menavigasi Spira bertambah cepat. Seperti seri-seri sebelumnya, Final Fantasy X memiliki beberapa permainan mini, khususnya permainan mini olahraga fiksi di dalam cairan, "blitzball".[4]

Sistem Pertempuran

Sebuah pertempuran dengan bos di dalam permainan, yang memanfaatkan tampilan HUD untuk mengilustrasikan informasi waktu pertempuran

Final Fantasy X memperkenalkan Conditional Turn-Based Battle (kondisi sesuai pergiliran, disingkat sbg CTB) yang menggantikan sistem tradisional seri-seri sebelumnya, adalah sistem Active Time Battle (kondisi sesuai waktu di dunia nyata, disingkat sbg ATB), yang pertama kali digunakan pada Final Fantasy IV. Apabila konsep ATB mempertimbangkan waktu di dunia nyata, sistem CTB merupakan format sesuai pergiliran yang memecat pertempuran pada waktu giliran masing-masing watak. Dengan demikian, desain CTB memperbolehkan pemain untuk menentukan tingkah laku yang dibuat tanpa harus mempertimbangkan waktu. Sebuah timeline grafis yang berada pada pojok kanan atas layar menampilkan detil mengenai siapa yang akan menerima giliran selanjutnya. Pemain mampu mengontrol bertambah dari tiga watak dalam pertempuran, meskipun sebuah sistem pergantian watak memperbolehkan pemain untuk mengganti salah satu watak dengan watak yang tidak berada di grup yang masih berada di pertempuran kapan saja. "Limit Break", atau serangan spesial pada seri Final Fantasy, mempunyai kembali di Final Fantasy X dengan nama lain, adalah "Overdrive". Kebanyakan teknik overdrive interaktif, memerlukan input tombol-tombol dari pemain untuk menambah keefektifan overdrive.[5] Meskipun pada permulaannya overdrive mampu dibuka apabila watak menerima jumlah luka yang signifikan, pemain mampu memodifikasi syarat-syarat untuk membuka overdrive.[6]

Final Fantasy X memperkenalkan sebuah sistem summoning (memanggil sebuah makhluk) yang juga dimiliki oleh seri-seri permainan ini sebelumnya. Apabila pada seri sebelumnya ketika sebuah makhluk dipanggil, melakukan satu tingkah laku yang dibuat, lalu berkunjung, maka makhluk yang disebut "aeon" di Final Fantasy X datang dan menggantikan grup pertempuran, bertempur sendirian dan pertempuran mandek sampai aeon memenangkan pertempuran. Aeon lenyap dari lahan pertempuran bila beliau mati atau diberhentikan oleh pemain, dan yang belakang sekali ditukarkan kembali oleh grup pertempuran sebelumnya. Aeon memiliki statistik, perintah, serangan spesial, mantra, dan overdrive mereka sendiri. Pemain akan mendapat lima aeon serambi menjalankan permainan, tetapi tiga aeon tambahan mampu pemain dapatkan dengan cara menyilakan duduk beberapa tugas sampingan.[5]

Sphere Grid

Ilustrasi dari Sphere Grid

Sebagaimana judul-judul sebelumnya dalam seri permainan ini, para pemain memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan meningkatkan karakter-karakter pemain dengan cara mengalahkan musuh-musuh dan mendapatkan benda-benda, meskipun sistem poin pengalaman atau EXP (singkatan dari kata bahasa inggris experience point) ditukarkan oleh sebuah sistem baru yang bertingkat "Sphere Grid", atau dalam bahasa Indonesia mampu diartikan sbg "Jaring Bola". Bila pada sistem sebelumnya karakter-karakter mendapatkan bonus statistik untuk atribut mereka setelah naik tingkat, maka pada seri ini setiap watak mendapatkan "Tingkat Sphere" setelah mengoleksi "poin kemampuan" atau AP (singkatan dari kata bahasa inggris ability point). Tingkat Sphere memperbolehkan pemain untuk bangung di sekitar Sphere Grid, sebuah koneksi simpul-simpul yang membentuk jaring dan di dalamnya mempunyai beberapa bonus statistik dan kemampuan. Sebuah "Sphere" mampu digunakan pada sebuah simpul pada Sphere Grid, untuk membuka fungsi dari sebuah simpul kepada watak yang dipilih. [7]

Sistem Sphere Grid juga memperbolehkan para pemain untuk mengustomisasi watak secara penuh bahkan kontras dengan peran mereka dalam pertempuran, misalnya mengubah Yuna yang perannya seorang penyihir putih diproduksi bentuk sebagai seseorang dengan daya fisik yang luar biasa dan mengubah pakar pedang Auron diproduksi bentuk sebagai seorang penyembuh. Di dalam versi Internasional dan PAL, mempunyai sebuah versi opsional kustomisasi Sphere Grid, yakni versi "Expert"; dalam versi ini, semua watak mulai dengan berada tengah-tengah jaring dan mampu menentukan jalan dan mengambil statistik yang pemain pilih, untuk memberi peran pada watak sesuai keinginan pemain. Sbg gantinya, jaring versi ini memiliki jumlah simpul yang bertambah sedikit, sehingga mengurangi jumlah peningkatan statistik yang tersedia.[8]

Kisah

Latar dan watak

Peta dari dunia fiksi Final Fantasy X, Spira

Final Fantasy X di-set di sebuah dunia fiksi bernama Spira, di mana mempunyai sebuah daratan yang luas yang dibagi diproduksi bentuk sebagai 3 sub-daratan, dikelilingi oleh pulau-pulau tropis kecil. Spira menyertakan berbagai iklim, mulai dari Pulau Besaid dan Kilika yang beriklim tropis, kawasan Mi'hen yang beriklim masih, sampai lahan Macalania dan Mt. Gagazet yang beriklim dingin. Meskipun secara dominan Spira ditinggali oleh ras manusia, Spira menyajikan sebuah variasi ras-ras. Beberapa dari ras-ras contohnya adalah Al Bhed, yang jago dalam teknologi tetapi juga merupakan sub-grup dari manusia yang kehilangan haknya dengan mata hijau ungu dan bahasa yang unik.[9] [10] Ras Guado tidak mirip dengan manusia dalam penampilan, dengan jari yang panjang dan beberapa kemampuan arboreal lainnya. Yang bertambah tidak mirip dengan manusia adalah ras yang mirip dengan singa, adalah Ronso, dan ras yang mirip kodok, Hypello. Sebuah sub-grup dari ras-ras Spira yang mampu "dirasa" adalah "unsent" (dalam bahasa Indonesia, faedahnya "belum dikirim"), kematian dengan daya batin yang kuat yang tetap hidup dalam bentuk jasmani. Di Spira, yang mati dan tidak dikirim ke Farplane oleh seorang summoner akan iri dengan kehidupan dan mengalami transformasi diproduksi bentuk sebagai "iblis", monster-monster yang mampu dihadapi sepanjang permainan;[11] namun, unsent dengan kasih sayang yang kuat terhadap kehidupan dunia mampu tetap berada pada bentuk manusia mereka. Fauna lainnya di Spira, selain dari beberapa yang diambil dari hewan asli, seperti kucing, anjing, burung, dan kupu-kupu; juga turut memasukkan raksasa, hewan amphibi bernama shoopuf (yang mirip dengan gajah; dan hewan fiksi yang mirip dengan Emu, chocobo, yang muncul di hampir seluruh permainan seri Final Fantasy. Spira sangat berbeda dengan dunia bergaya Eropa yang umumnya ditemukan pada seri Final Fantasy sebelumnya, diproduksi bentuk sebagai dimodel bertambah mirip dengan Asia Tenggara, terutama pengaruh dalam hal vegetasi, topografi, arsitektur, dan nama-nama.[12]

Mempunyai tujuh watak utama di Final Fantasy X, dimulai dengan Tidus, seorang remaja muda yang ceria dan seorang bintang pemain blitzball dari Zanarkand, yang mencari jalan pulang setelah pertemuan dengan Sin yang membawanya ke Spira.[9] Untuk melakukannya, dia bergabung bersama Yuna, seorang summoner yang masih dalam sebuah perjalanan untuk mendapatkan Aeon Terakhir dan membunuh monster raksasa yang menyerupai ikan paus, "Sin".[13] Yang menemani perjalanan mereka adalah: Kimahri Ronso, prajurit muda dari suku Ronso yang selalu menjaga Yuna waktu saat kecilnya;[14] Wakka, seorang pemain blitzball yang adinda laki-lakinya dibunuh oleh Sin;[15] [16] dan Lulu, seorang penyihir hitam beraliran stoikisme yang dekat dengan Yuna dan Wakka.[13] Waktu perjalanan, Auron bergabung dengan mereka, seorang prajurit suci, yang bekerja dengan ayah Tidus dan ayah Yuna untuk membunuh Sin 10 tahun sebelumnyaa;[17]. Rikku juga bergabung dengan grup, seorang gadis Al Bhed yang penuh semangat dan orang ramah pertama yang Tidus temui waktu mendatangi Spira.[9]

Sinopsis

Dari kiri ke kanan: Kimahri, Rikku, Auron, Yuna. Lulu, Tidus, Wakka

Kisah dimulai secara in medias res (pada pertengahan cerita), dengan protagonis utamanya, Tidus, menunggu kawan-kawannya di luar dari reruntuhan sebuah kota tua. Tidus menarasikan kejadian-kejadian yang menyebabkan peristiwa di permainan waktu itu, meliputi hampir seluruh alur kisah dari permainan.[18] Kisah dimulai di kota asal Tidus, sebuah kota metropolitan dengan teknologi tinggi di Spira, dimana beliau adalah seorang bintang olahraga di dalam cairan terkenal, blitzball. Waktu sebuah turnamen blitzball, kota diserang oleh sebuah makhluk raksasa di mana Auron, pria yang sebenarnya bukan dari Zanarkand, mengatakannya "Sin".[20] Sn menghancurkan Zarnarkand, membawa Tidus dan Aaron ke Spira.[9]

Waktu mendatangi Spira, Tidus diselamatkan oleh tim penyelamat Al Bhed di kawasan tersebut. Waktu menanyakan Tidus di mana dia berasal, salah satu dari mereka, Rikku, memberitahu dia bahwa Sin telah menghancurkan Zanarkand 1000 tahun yang lalu.[21] Setelah Sin menyerang kembali, Tidus terpisah dari para penyelam dan terbawa arus menuju sebuah pulau tropis, Pulau Besaid, dimana beliau bertemu dengan Wakka, kapten dari tim blitzball lokal.[15] Wakka memperkenalkan Tidus kepada Yuna, seorang summoner muda yang akan berkunjung dalam sebuah perjalanan spiritual untuk mendapat Aeon Terakhir dan membunuh Sin;[13] [22] bersama para pelindungnya, Lulu dan Kimahri. Sementara itu, Tidus bergabung untuk membantu Wakka dalam turnamen blitzball yang akan berjalan untuk mencari jalan kembali pulang.[13] [23] [24] Grup berpergian ke sekitar Spira untuk mendapatkan aeon-aeon, bertahan terhadap serangan-serangan dari Sin dan "keturunan"-nya yang berupa monster yang disebut Sinspawn.[25] Setelah turnamen, Auron bergabung bersama merka, di mana beliau meyakinkan Tidus untuk diproduksi bentuk sebagai pelindung Yuna.[26] Beliau mengungkapkan kepada Tidus bahwa ayah Yuna, Lord Braska; ayah Tidus, Jecht; dan dirinya sendiri melakukan perjalanan spiritual yang sama untuk membunuh Sin sepuluh tahun yang lalu.[17] Tidus pikir ayahnya telah mati di laut sepuluh tahun sebelumnya.[27] Disertai serangan lainnya dari Sin, Rikku bergabung dengan grup, di mana Rikku nantinya mengungkapkan bahwa beliau merupakan sepupu Yuna.[28]

Ketika grup sampai di Kota Guadosalam, ketua dari Guado, Seymour Guado, melamar Yuna, mengklaim bahwa pernikahan tersebut akan meringankan kesedihan Spira.[29] Di Kuil Macalania, grup melihat sebuah pesan dari ayah Seymour, Jyscal, yang memberitahukan bahwa dia dibunuh oleh anaknya sendiri, yang sekarang bertujuan untuk menghancurkan Spira.[30] Grup bertemu kembali dengan Yuna untuk melawan Seymour dalam pertempuran, sukses membunuhnya;[31] segera setelah peristiwa tersebut, Sin menyerang, memisahkan Yuna dari lainnyanya.[32] Sementara mencari Yuna di Pulau Bikanel, tanah asal dari para Al Bhed di mana mereka masih berada, Tidus diproduksi bentuk sebagai emosional waktu mengetahui bahwa para summoner akan mati setelah memanggil Aeon Terakhir, memunculkan keinginan dirinya untuk mencari sebuah jalan untuk membunuh Sin tetapi tetap menjaga Yuna tetap hidup.[33] [34] Grup menemukan Yuna di Bevelle, di mana dia dipaksa untuk menikahi Seymour yang situasinya unsent.[35] [36] Mereka menghancurkan pernikahan dan kabur bersama Yuna.[37] Grup tertangkap di Kuil Bevelle, dan diperintahkan untuk menghadapi pengadilan.[38] Setelah kabur dari kurungan, grup berkunjung menuju reruntuhan dari Zanarkand, seperti yang terlihat pada introduksi permainan.[18] [22] [39]

Dalam perjalanan ke sana, Tidus mengetahui bahwa dia, Jecht, dan Zanarkand yang mereka tinggali adalah bentuk titisan yang terhubung dengan aeon-aeon sesuai Zanarkand dan penduduknya yang asli.[40] Dahulu kala, Zanarkand yang asli bertempur dengan Bevelle dalam sebuah pertempuran machina, di mana Zanarkand mengalami kekalahan.[41] Orang-orang Zanarkand yang selamat diproduksi bentuk sebagai "fayth" sehingga mereka mampu memanfaatkan memori-memori dari Zanarkand untuk menciptakan sebuah kota baru dalam imej mereka, menghilangkan realita sebenarnya di Spira.[41] [42] Seribu tahun yang belakang sekali setelah pembuatannya, fayth sudah kelelahan "memimpikan" Zanarkand mereka, tetapi mereka tidak mampu mandek karena pengaruh keberadaan Sin.[40] [43]

Ketika mereka mencapai Zanarkand, Yunalesca—summoner pertama yang mengalahkan Sin dan selalu dalam situasi unsent sejak itu[44]—memberi tahu grup bahwa Aeon Terakhir diproduksi bentuk oleh fayth yang paling dekat dengan summoner. Setelah membunuh Sin, Aeon Terakhir akan membunuh summoner-nya dan bertransformasi diproduksi bentuk sebagai Sin yang baru, yang telah menyebabkan siklus dari kelahiran kembalinya Sin tetap berlanjut.[45] Yuna memutuskan tidak akan memanfaatkan Aeon Terakhir, disebabkan pengorbanan yang sia-sia yang solusi tersebut ambil dan fakta bahwa Sin akan tetap lahir kembali.[46] Kecewa dengan resolusi mereka, Yunalesca mencoba untuk membunuh grup Tidus, tetapi dia kalah dan dia menghilang, mengakhiri keinginan untuk mendapatkan Aeon Terakhir.[47] Setelag pertempuran, grup mengetahui bahwa Yu Yevon, seorang summoner yang tidak memiliki peri kemanusiaan dan muslihat, adalah penyebab siklus kelahiran kembali Sin.[43] Fakta ini membawa grup untuk masuk ke dalam tubuh Sin untuk bertemper dengan Seymour dan jiwa Jecht yang terkurung.[48] [49] Dengan kekalahan dua inang dari Sin, grup Tidus memerangi dan mengalahkan Yu Yevon.[50] Siklus kelahiran kembali Sin mandek, dan jiwa dari fayth telah bebas sama sekali dari kurungan. Auron, yang akhir-akhirnya mengakui dia seorang unsent, berkunjung ke Farplane, setelah mati bertahun-tahun yang lalu setelah menghadapi Yunalesca.[51] [52] Kemudian, Zanarkand "Impian" dan Tidus musnah, serta sekarang fayth yang sudah bebas sama sekali memecat summoning [53] Setelah itu, dalam sebuah pidato kepada warga Spira, Yuna memutuskan untuk membantu membangun dunia mereka yang sudah bebas sama sekali dari Sin.[54]

Dalam sebuah adegan setelah kredit, Tidus terlihat masih berenang menuju permukaan laut, dan layar berubah diproduksi bentuk sebagai putih. Adegan ini memiliki hubungan dengan sequel-nya, adalah Final Fantasy X-2, di mana Yuna menginvestigasi probabilitas bahwa Tidus masih hidup dalam rangka menemukannya.[55]

Pengembangan

Pengembangan Final Fantasy X dimulai pada tahun 1999, menghabiskan dana kurang bertambah ¥4 triliun (kurang bertambah US$32,3 juta)[56] dengan pekerja bertambah dari 100 orang, dan kebanyakan dari mereka pernah bekerja pada permainan seri Final Fantasy sebelumnya. Produser eksekutif Hironobu Sakaguchi telah menyatakan bahwa meskipun dia telah berkonsentrasi pada transisi dari background 2D diproduksi bentuk sebagai 3D, penggunaan pengisi suara, dan transisi ke penceritaan secara real-time, kesuksesan dari seri Final Fantasy mampu diatribusikan kepada tim pengembangan yang secara konstan melakukan hal-hal yang menantang untuk menciptakan sesuatu yang baru.[12] Produser Yoshinori Kitase juga merupakan kepala sutradara dari Final Fantasy X, sementara penyutradaraan kejadian-kejadian, peta, dan pertempuran masing-masing diterapkan oleh Motomu Toriyama, Takayoshi Nakazato dan Toshiro Tsuchida, secara berurutan.[57] [58] [59] [60] Pengembangan dari skrip permainan menghabiskan waktu tiga sampai empat bulan, dan yang belakang sekali jumlah waktu yang sama didedikasikan untuk perekaman suara.[61] Kazushige Nojima berkolaborasi dengan Daisuke Watanabe, Toriyama dan Kitase dalam penulisan skenario Final Fantasy X.[59] [61] Nojima terutama berkonsentrasi dalam pembuatan sebuah koneksi dalam hubungan selang pemain dan watak utama. Dengan demikian, dia menulis kisah seolah-olah bahwa perjalanan pemain dalam dunia dan pengetahuan yang pemain dapatkan dari permainan direfleksikan pada pemahaman dan narasi Tidus.[62]

Referensi

  1. ^ a b SCEE. "SCEE 2002 - Key facts and figures". SCEE Press Room.
  2. ^ a b Square Enix North America Site Staff (2001). "Behind The Game The Creators". Square Enix North America . Diakses 12 April.
  3. ^ Kekeliruan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama EuroG
  4. ^ Zdyrko, Dave (November 26, 2001). "Final Fantasy X Preview". IGN. News Corporation. Diakses December 14, 2008.
  5. ^ a b Tsai, Andy; Bomke, Christine. "Guides: Final Fantasy X – Game Systems". IGN. News Corporation. Diakses November 25, 2008.
  6. ^ Tidwell, Mickel. "Final Fantasy X – Review". RPGamer. Diakses April 6, 2012.
  7. ^ Tsai, Andy; Bomke, Christine. "Guides: Final Fantasy X – Sphere Grid". IGN. News Corporation. Diakses November 25, 2008.
  8. ^ Clark, James Quentin (October 6, 2008). "Final Fantasy X International". RPGFan. Diakses November 23, 2008.
  9. ^ a b c d Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. (December 20, 2001) "Rikku: We're Al Bhed. Can't you tell? Wait, you're not an Al Bhed-hater, are you? / Tidus: I don't even know what an Al Bhed is. / Rikku: Where are you from? / Tidus: Zanarkand. I'm a blitzball player. Star player of the Zanarkand Abes! / Rikku: Did you...hit your head or something? / Tidus: Um, you guys hit me. / Rikku: Oh, right..... Do you remember anything before that? / Tidus [voiceover]: So I told her everything there was to tell about Zanarkand; about life there, blitzball, and Sin's attack...and about how Auron and I were engulfed in this light."
  10. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Macalania. (December 20, 2001) "Wakka: But you Al Bhed use the forbidden machina! You know what that means? Sin was born because people used machina!"
  11. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Kilika. (December 20, 2001) "Tidus: What's a "sending"? Are we going somewhere? / Lulu: You truly are clueless. Are you sure it's just your memory that's the problem? ..... .... The dead need guidance. Filled with grief over their own death, they refuse to face their fate. They yearn to live on, and resent those still alive. You see, they envy the living. And in time, that envy turns to anger, even hate. Should these souls remain in Spira, they become fiends that prey on the living. Sad, isn't it? The sending takes them to the Farplane, where they may rest in peace."
  12. ^ a b Square. Final Fantasy X International. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Beyond Final Fantasy: Producer. (December 20, 2001)
  13. ^ a b c d Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Besaid. (December 20, 2001) "Tidus: We're taking the same boat as Yuna, right? Why do we gotta wait here? / Wakka: Yuna came to [Besaid] ten years ago, when the last Calm started. [...] Since then, she's been like a little sister to me and Lulu. But she had the talent...she became an apprentice. Now, today, she leaves as a summoner. / Lulu: This is our journey. We should leave together."
  14. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Besaid. (December 20, 2001) "Lulu: Kimahri Ronso, of the Ronso tribe. He's learned the fiends' way of fighting. [...] Wakka: He's another of Yuna's guardians. [...] Yuna: Sometimes we don't understand him either. Kimahri doesn't talk much, anyway. But he has protected me since I was a child!"
  15. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Besaid. (December 20, 2001) "Wakka: I'm Wakka, coach and captain of the Besaid Aurochs, brudda!"
  16. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Besaid. (December 20, 2001) "Wakka: My little brother, Chappu. He looked like you [Tidus]. [...] He was with the Crusaders...when they fought Sin last year. He didn't make it. [...] I became a guardian to fight Sin, ya? / Tidus: Revenge, then? / Wakka: That was the idea. But, I'm more worried about a stupid game now than avenging my brother. Well, after the next tournament, I'll be a guardian full-time."
  17. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Luca. (December 20, 2001) "Tidus: Who are you, anyway? You knew my old man, didn't you? / Auron: Yeah. / Tidus: And you also knew Yuna's father? / Auron: That's correct. / Tidus: Hey, man, there's no way. That's just impossible. / Auron: Nothing impossible about it. Jecht, Braska, and I...together, we defeated Sin, ten years ago. Then I went to Zanarkand, where I watched over you, so that one day, I could bring you to Spira."
  18. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Introduction (Zanarkand). (December 20, 2001) "Tidus [voiceover]: Listen to my story. This...may be our last chance."
  19. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Zanarkand (Dream). (December 20, 2001) "Auron: Look! [...] We called it "Sin". / Tidus: Sin...?"
  20. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). Level/area: Al Bhed Salvage Ship. (December 20, 2001) "Rikku: Yeah, there is no Zanarkand anymore. Sin destroyed it a thousand years ago. So, no one plays blitzball there. / Tidus: ...Huh?! Wh-What you do mean, a thousand years ago? But I saw Sin attack Zanarkand! You're saying that happened a thousand years ago? No way!"
  21. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Mi'ihen Highroad. (December 20, 2001) "Yuna: The Final Summoning. It's the only way to defeat Sin. The only way. With it, we can call the Final Aeon. That's the goal of the pilgrimage. The Fayth of the Final Summoning lies waiting in the far north, to greet summoners [who] complete their pilgrimage. At the world's edge – in Zanarkand. [...] / Auron: She means the ruins of a city destroyed a thousand years ago."
  22. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Besaid. (December 20, 2001) "Wakka: A major blitz[ball] tournament's coming up. All the teams in Spira'll be there. It's so huge, I'm sure someone there will recognize you! [...] It'll be fun! Whaddaya say, huh? Come on, come on! / Tidus: ...Sure thing."
  23. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: S.S. Liki. (December 20, 2001) "Tidus [voiceover]: I was just fooling myself. Maybe it was that day...on the sea, under the burning sun..... I started to give up hope. I was in a foreign world; I wasn't going home. This was my new reality, and I was stuck in it for good."
  24. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Kilika. (December 20, 2001) "Tidus: So, what're these sinspawn, anyway? / Lulu: Fiends. They fall from Sin's body, and are left behind in its wake. / Wakka: Leave 'em alone and Sin comes back for 'em. Ya gotta be quick!"
  25. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Luca. (December 20, 2001) "Auron: Yuna / Yuna: Sir? / Auron: I wish to become your guardian. Do you accept? / [...] Lulu: But why? / Auron: I promised Braska. [...] And...[Tidus] comes too. / Tidus: Hi, guys. Eh...howdy. / Auron: This one I promised Jecht."
  26. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: S.S. Liki. (December 20, 2001) "Yuna: You're a blitzball player, aren't you? from Zanarkand, right? / Tidus: You...hear that from Wakka? [...] Wakka..... Wakka doesn't believe me at all. / Yuna: But...I believe you. [...] I've heard...that in Zanarkand, there's a great stadium, all lit up, even at night. [...] / Tidus: How do you know that? / Yuna: A man named Jecht told me. He was my father's guardian. / Tidus: [to self] J...Jecht...? [out loud] My father..... his name is Jecht. / Yuna: Amazing! You know, our meeting like this must be the blessing of Yevon! / Tidus: Sounds like him, but it can't be him. / Yuna: Why not? / Tidus: My old man, he died. Ten years ago, off the coast of Zanarkand. / Yuna: I-I'm sorry. / Tidus: He went out to sea for training one day...and never came back. And no one's seen him since then. / Yuna: Why, that's the day that Jecht came to Spira! / Tidus: Wha – ? / Yuna: It's true! I first met Jecht ten years and three months ago! I remember that was the day my father left. The date fits, doesn't it?"
  27. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Macalania. (December 20, 2001) "Rikku: Well, my dad's sister is Yunie's mother, you get it?"
  28. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Guadosalam. (December 20, 2001) "Yuna: [Seymour]...He asked me to marry him! / Tidus: You serious?! / Auron: [to Seymour] You know what Yuna must do. / Seymour: Of course. Lady Yuna—no, all summoners—are charged with bringing peace to Spira. But this means more than just defeating Sin. She must ease the suffering of all Spira. She must be a leader for the people. I proposed to Lady Yuna as a maester of Yevon. / Auron: Spira is no playhouse. A moment's diversion may amuse an audience, but it changes nothing."
  29. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Macalania Temple. (December 20, 2001) "Jyscal: Listen to me very carefully, for I shall tell you the truth about my son, Seymour. His mind is closed even to me, a maester of Yevon. But I can feel flames of darkness burning in his heart. He is using Yevon, the Guado, and even the summoners. If he is not stopped, he will surely bring destruction and chaos to Spira. I will leave this world soon, killed by my own son. [...] / Auron: Wonderful. / Rikku: Will Yuna be all right? / Auron: Without us, no."
  30. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Macalania Temple. (December 20, 2001) "Seymour: Yuna...you would pity me now? [dies] / Tromell: Lord Seymour! What happened here?! / Wakka: What...What have I done...? / Tidus: Wait a minute! It's not our fault at all! Seymour struck first; he's the bad guy! / Tromell: Y-You did this?! / Auron: Yuna. Send him. / Tromell: No, stop! Stay away from him, traitors!"
  31. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bikanel Island – Sanubia Desert. (December 20, 2001) "Rikku: Oh! Hey, guys! Where's Yunie? / Tidus: Gone. / Lulu: Gone..... Some guardian I am. / Rikku: Um..... There's something I wanna tell you, but promise you won't say anything. [...] I know where we are. We're on Bikanel Island. There's a place us Al Bhed call "Home" here. Yunie's there, I'm sure of it! Other Al Bhed must've come and rescued her! / Wakka: "Rescued"? You mean "kidnapped"! / Tidus: What does it matter as long as she's safe?! / Rikku: That's right! Anyway, I will take you there if you promise that you won't tell anyone about it."
  32. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bikanel Island – Home. (December 20, 2001) "Rikku: Summoners journey to get the Final Aeon. Yuna told you, didn't she? With the Final Aeon, she can beat Sin. But then...but then..... If she calls it, the Final Aeon's going to kill her! Even if she defeats Sin, it will kill Yunie too, you know! / Tidus: Was I the only one who didn't know...? [...] I can't let her die! I'll find her!"
  33. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Fahrenheit. (December 20, 2001) "Tidus: I'm telling you, [Yuna] won't die! / Cid: ...Boy, don't forget those words, 'cause if you do...I'm gonna make you regret it. / Tidus: I won't. So you know where she is? / Cid: 'Course not! That's why we're gonna look! Using this airship!"
  34. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Fahrenheit (en route to Bevelle). (December 20, 2001) "Lulu: The palace of St. Bevelle. Heart of Yevon. [...] Rikku: What's Seymour doing alive? Didn't we...take care of him in Macalania? / Auron: He is dead. As dead as Jyscal was. His attachment to this world kept him from the next. [...] Yuna must be trying to send him."
  35. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bevelle. (December 20, 2001) "Seymour: You would play at marriage just for a chance to send me? Your resolve is admirable. All the more fitting to be my lovely wife."
  36. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bevelle. (December 20, 2001) "Tidus: Lemme go! I'm gonna kill that Seymour! / Kimahri: Yuna said leave! We leave! / Lulu: We'll join up with her later!"
  37. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bevelle Temple. (December 20, 2001) "Kinoc: You are to stand trial. / Auron: I expect it will be a fair trial. / Kinoc: Of course it will."
  38. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. (December 20, 2001) "Tidus [voiceover]: We escaped with our skins intact, but Yuna lost something. I could tell: her faith was shaken. Yevon had betrayed her. I felt like I should do or say something – anything – but nothing came."
  39. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Dream Zanarkand. (December 20, 2001) "Fayth: Yes, you're a dream of the fayth. You, your father, your mother, everyone. All dreams. And if the fayth stop dreaming..[...] Tidus: No! So what if I'm a dream? I...I like being here. / Fayth: We've been dreaming so long...we're tired. Would you and your father..... Would you let us rest?"
  40. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Dream Zanarkand. (December 20, 2001) "Fayth: Long ago, there was a war. [...] A war between Zanarkand and Bevelle. Bevelle's machina assured their victory from the start. Spira had never seen such power. The summoners of Zanarkand didn't stand a chance. Zanarkand was doomed to oblivion. That's why we tried to save it—if only in a memory."
  41. ^ Studio BentStuff, ed. (2001). Final Fantasy X Ultimania Ω (dalam bahasa Japanese). DigiCube. hlm. 84. ISBN 4-88787-021-3.
  42. ^ a b Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Bevelle Temple. (December 20, 2001) "Fayth: If you defeat Yu Yevon, it will end. Tell me, what do you know about Yu Yevon? / Tidus: He's what makes Sin come back! / Yuna: Sin is his armor. It protects him. / Fayth: Yu Yevon was once a summoner, long ago. He was peerless. Yet now he lives for one purpose: only to summon. [...] Even if you defeat[ed] Sin with the Final Summoning, Yu Yevon will live. Yu Yevon will join with the Final Aeon. He will transform it into a new Sin. / Yuna: Yu Yevon merges with the aeon..... / Fayth: Then, protected by this new Sin he has created, Yu Yevon continues the summoning."
  43. ^ Studio BentStuff, ed. (2001). Final Fantasy X Ultimania Ω (dalam bahasa Japanese). DigiCube. hlm. 82. ISBN 4-88787-021-3.
  44. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Zanarkand. (December 20, 2001) "Yunalesca: Sin is eternal. Every aeon that defeats it becomes Sin it its place...and thus is Sin reborn. / Tidus: So that's why Jecht became Sin."
  45. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Zanarkand. (December 20, 2001) "Tidus: I give up. So, what would an adult do, then? They know they can just throw away a summoner, then they can do whatever they like. You're right. I might not even have a chance. But no way am I gonna just stand here and let Yuna go. And what Auron said about there being a way...I think it's true. [...] I'll go ask Yunalesca. She's got to know something. / Rikku: You really think she'll help you? / Tidus: I don't know, but I have to try. This is my story. It'll go the way I want it...or I'll end it here."
  46. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Zanarkand. (December 20, 2001) "Yunalesca: If I die, so does the Final Aeon. And with it...Spira's only hope. / Tidus: Then we'll find Spira a new hope!"
  47. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Sin. (December 20, 2001) "Seymour: Sin has chosen me. I am part of Sin! I am one with Sin, forever! Immortal! / Tidus: Sin just absorbed you. / Seymour: I will learn to control it, from within. I have all the time in the world! Since you were gracious enough to dispose of Yunalesca...the only means of destroying Sin is forever gone! Now nothing can stop us!"
  48. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Sin. (December 20, 2001) "Jecht: Well, I am Sin, you know. [...] / Tidus: That's enough! Let's finish this, okay? / Jecht: You're right. Well, then...let's go! [transforms into Braska's Final Aeon] / Tidus: I promise this'll be quick! Hit me with all you got, Dad!"
  49. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Sin. (December 20, 2001) "Tidus: What I'm trying to say is...after we beat Yu Yevon, I'll disappear!"
  50. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Celsius. (December 20, 2001) "Auron: I am also an unsent. You are not surprised? / Tidus: I think...I kinda knew. It was Yunalesca, wasn't it?"
  51. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Sin. (December 20, 2001) "Auron: Don't stop. / Yuna: But I..... / Auron: It's all right. It's been...long enough. This...is your world now."
  52. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. (December 20, 2001) "Tidus: Yuna, I have to go. I'm sorry I couldn't show you Zanarkand. Goodbye. / Wakka: Hey! / Rikku: We're gonna see you again...? [...] / Yuna: [to Tidus] I love you."
  53. ^ Square Co. Final Fantasy X. (Square EA). PlayStation 2. (December 20, 2001) "Yuna: Everyone..... everyone has lost something precious. Everyone here has lost homes, dreams, and friends. Everybody...now, Sin is finally dead. Now, Spira is ours again. Working together...now, we can make new homes for ourselves, and new dreams. Although I know the journey will be hard, we have lots of time. Together, we will rebuild Spira."
  54. ^ Square Co. Final Fantasy X-2. (Square Enix). PlayStation 2. (March 13, 2003) "Yuna [voiceover]: It all began when I saw this sphere of you. At least, it looked like you. I couldn't say for sure. I thought I might find more spheres like it if I joined the Gullwings. So I did. Oh, in case you're wondering, the Gullwings are sphere hunters, and sphere hunters are, well...this! We fly all over Spira. I'm really enjoying myself."
  55. ^ Long, Andrew. "Financial Fantasy X". RPGamer. Diakses November 21, 2008.
  56. ^ "Interview: Final Fantasy X". Core Magazine. March 6, 2001. Diarsipkan dari aslinya tanggal April 13, 2001.
  57. ^ "Interview with Final Fantasy X Developers". The Madman's Cafe. January 19, 2001. Diakses April 14, 2013.
  58. ^ a b Studio BentStuff. Final Fantasy X Ultimania Omega (dalam bahasa Japanese). Square Enix. hlm. 191–193, 476.
  59. ^ Square. Final Fantasy X. (Square). PlayStation 2. (December 17, 2001)
  60. ^ Kekeliruan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama cvg
  61. ^ Square. Final Fantasy X International. (Square EA). PlayStation 2. Level/area: Beyond Final Fantasy: Event. (December 20, 2001)

Pranala Luar

  • Situs Ofisial Final Fantasy X (Eropa)
  • Situs Ofisial Final Fantasy X | X-2 HD Remaster
  • (Inggris) Final Fantasy X di Internet Movie Database

Seri Final Fantasy

Seri utama

I · II · III · IV · V · VI · VII · VIII · IX · X · XI · XII · XIII · XIV · XV

Kelanjutan langsung

Final Fantasy IV: The After Years · Final Fantasy X·2 · Final Fantasy XII: Revenant Wings · Final Fantasy XIII·2 · Lightning Returns: Final Fantasy XIII

Pecahan

Final Fantasy Mystic Quest · Final Fantasy Adventure · The Final Fantasy Legend · Final Fantasy Legend II · Final Fantasy Legend III · Final Fantasy: The 4 Heroes of Light · Bravely Default: Flying Fairy · Final Fantasy Dimensions · Dissidia Final Fantasy · Dissidia Duodecim Prologus Final Fantasy · Dissidia 012 Final Fantasy · Theatrhythm Final Fantasy · Final Fantasy Airborne Brigade · Final Fantasy Artniks · Final Fantasy All the Bravest

Kompilasi dan koleksi

I∙II · Collection · Anthology · Chronicles · Final Fantasy Crystal Chronicles Series · Origins · Dawn of Souls · Compilation of Final Fantasy VII · Final Fantasy X/X·2 HD Remaster · Fabula Nova Crystallis · Finest Fantasy for Advance · Ivalice Alliance · 20th Anniversary · Final Fantasy IV: The Complete Collection · 25th Anniversary · Final Fantasy Digital Collection

Film dan televisi

Final Fantasy: Legend of the Crystals · Advent Children · Last Order ·Final Fantasy VII· · On the Way to a Smile: Episode Denzel · Unlimited · Final Fantasy: The Spirits Within

Compilation of Final Fantasy VII

Final Fantasy VII · Final Fantasy VII: Advent Children · Dirge of Cerberus ·Final Fantasy VII· · Dirge of Cerberus Lost Episode -Final Fantasy VII- · Before Crisis -Final Fantasy VII- · Crisis Core -Final Fantasy VII- · Last Order -Final Fantasy VII- · On the Way to a Smile · On the Way to a Smile: Episode of Denzel · Hoshi wo Meguru Otome · Final Fantasy VII: Snowboarding

Ivalice Alliance

Final Fantasy XII · Final Fantasy XII: Revenant Wings · Dive II Hunt: The Adventures of Sorbet · Final Fantasy Tactics · Final Fantasy Tactics: The War of the Lions · Final Fantasy Tactics Advance · Final Fantasy Tactics A2: Grimoire of the Rift · Final Fantasy Tactics S · Crystal Defenders · Crystal Defenders: Vanguard Storm · Vagrant Story

Fabula Nova Crystallis: Final Fantasy

Final Fantasy XIII · Final Fantasy XIII-2 · Lightning Returns: Final Fantasy XIII ·Final Fantasy XV· Final Fantasy Type-0

Final Fantasy Crystal Chronicles

Final Fantasy Crystal Chronicles · Ring of Fates · My Life as a King · Echoes of Time · My Life as a Darklord · The Crystal Bearers

Seri·seri berkomunikasi

Seri Chocobo · Seri Kingdom Hearts

Informasi lainnya

Makhluk · Watak · Desainer · Barang · Tempat · Sihir · Permainan mini · Musik · Senjata



edunitas.com

Tags (tagged): final fantasy x, unkris, final, fantasy, x, fantasy x, dipanggil melakukan satu, aksi lalu, pergi, makhluk, kesedihan spira, 29 kuil, macalania, grup melihat sebuah, the talent, she, became an apprentice, now today, leaves as, fahrenheit, december 20, 21, tidus i m, telling you, yuna, won t, pusat, ilmu pengetahuan, origins, dawn of souls, compilation of, fantasy vii final


Pandemi Menyeluruh

Virus Korona

di Dunia , per Negara ,

per Hari
Indonesia , per Provinsi , per Kabupaten
Jakarta , per Kecamatan , per Kelurahan


Covid Papua Barat, Sumatera Selatan, DI Yogyakarta

Corona Sorong Selatan, Banyuasin, Gunung Kidul, Cilincing, Kalibaru (Kali Baru)

(+ Tanya Jawab Penting)

Kodepos Seluruh Indonesia

https://m.kodepos.nomor.net


Angka Kecukupan Gizi
(AKG)

Home

Tautan
Program Perkuliahan Pengusaha (Kuliah Online / Blended)

Maksud dan Tujuan
Pendahuluan
Pendaftaran Mhs Baru
  • Persyaratan Calon Mahasiswa, Cara & Jadwal Pendaftaran
  • Beban Studi (Beban Kredit) & Lamanya Kuliah (Tahun Kuliah)

Pengajuan Beasiswa

  • Undang-Undang Nomor 12 Th 2012 tentang Pendidikan Tinggi = 323 kb (pdf)

Solusi Terbaik
Meningkatkan Pendapatan

Kumpulan / Jaringan Portal
UNKRIS Jakarta
Jaringan Portal Kelas Sore/Malam
Jaringan Portal Utama
Tulisan Bermutu
 ♝ Budaya
 ♝ Ekonomi
 ♝ Elektronika
 ♝ Film
 ♝ Filsafat
 ♝ Fisika
 ♝ Geografi
 ♝ Muara Bungo
 ♝ Mukomuko
 ♝ Samoa
 ♝ Sierra Leone


Covid Papua Barat, Sumatera Selatan, DI Yogyakarta

Corona Sorong Selatan, Banyuasin, Gunung Kidul, Cilincing, Kalibaru (Kali Baru)

ortizyounnoullits.blogspot.com

Source: https://p2k.unkris.ac.id/id3/1-3073-2962/Final-Fantasy-X_160216_unkris_p2k-unkris.html

Post a Comment for "Listen to My Story Tidus Funny Wallpaper"